Tipe data dasar adalah tipe data yang dapat langsung digunakan. Secara umum terdapat 2 tipe data dasar, yaitu numerik dan kategorik. Tipe data numerik terdiri atas angka/ kumpulan angka serta dapat mengalami operasi perhitungan, sedangkan tipe data kategorik dapat berupa angka maupun huruf namun tidak dapat mengalami operasi perhitungan.
Berikut merupakan contoh beberapa tipe data dasar :
· Integer/ bilangan bulat
Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal.
Contoh integer: 2 5 -10 -135 2008
Dalam pemrograman yang menggunakan bahasa pemprograman C++, secara umum dikenal beberap macam tipe data integer, yaitu:
Tabel 1. Tipe data integer
Tipe
|
Ukuran
|
Nilai
|
Short
|
8 bit
|
-128 .. 127
|
Int
|
16 bit
|
-32768 .. 32767
|
Long
|
32 bit
|
-2147483648 .. 2147483647
|
· Float/ bilangan pecahan
Float adalah tipe data dasar berupa bilangan yang memiliki pecahan desimal. Dalam pemrograman, nilai dengan tipe data ini harus ditulis dengan sebuah titik sebagai pemisah bilangan utuh dan bilangan pecahannya.
Contoh real: .5 0.17 -3.465 92.0 4.3000+E9
Dalam pemrograman, secara umum dikenal beberapa macam tipe data real, yaitu:
Tabel 2. Tipe data real
Tipe
|
Ukuran
|
Nilai
|
float
|
32 bit
|
2.9x10-39 .. 1.7x1038
|
Double
|
48 bit
|
5.0x10-324 .. 1.7x10308
|
Nilai pada tabel diatas berbeda dengan nilai yang ada pada tabel tipe data integer, pada tabel diatas nilai untuk tipe data merupakan tingkat ketelitian untuk masing-masing tipe data, bukan berdasarkan rentang nilai.
· Char/ Karakter
Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas satu buah angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Untuk menyimpan sebuah karakter, diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori. Dalam sebuah program, penulisan tipe data char diawali dan diakhiri dengan tanda kutip ganda.
Contoh char: “5” “A” “?” “+” “$”
Perhatikan bahwa 5 adalah integer sedangkan “5” adalah char.